Ketua Pengadilan Agama Batang Hadiri The 9th International Conference on Islamic Studies (ICIS) 2026 di Hotel Howard Johnson Pekalongan

PEKALONGAN, pa-batang.go.id – Ketua Pengadilan Agama Batang menghadiri perhelatan akademik internasional bergengsi bertajuk The 9th International Conference on Islamic Studies (ICIS 2026) yang diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Bertempat di Ballroom Hotel Howard Johnson Pekalongan, pembukaan konferensi tingkat dunia ini berlangsung khidmat dan semarak pada Sabtu (24/10).
Konferensi yang dihelat secara terpadu (blended conference, luring dan daring) selama dua hari, 24 hingga 25 Oktober 2026, ini mengusung tema besar yang sangat aktual: “Islam and Artificial Intelligence: Ethics, Epistemology, and Social Transformation”. Forum ilmiah internasional ini membedah secara komprehensif bagaimana kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berinteraksi dengan epistemologi hukum Islam, etika keadilan, serta transformasi sosial masyarakat modern di tingkat global.
Dihadiri Dirjen Badilag MA RI dan Pakar Lintas Negara

Konferensi internasional ini menghadirkan jajaran pembicara kunci (keynote speakers) berkelas dunia dari kalangan peradilan agung dan akademisi lintas negara, antara lain:
- Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. – Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Dirjen Badilag) Mahkamah Agung Republik Indonesia.
- Prof. Dr. Yahya bin Don – Dekan UniSHAMS Graduate School, Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS), Malaysia.
- Dr. Nasrulla Ahmed – Assistant Professor dari Islamic University of Maldives, Maladewa.
- Khodijah Hulliyah, M.Si., Ph.D. – Pakar dan Akademisi dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia.
- Prof. Dr. Eng. Wisnu Jatmiko, S.T., M.Kom. – Guru Besar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI), pakar kecerdasan buatan terkemuka nasional.
Dalam pokok pemaparannya, Dirjen Badilag Mahkamah Agung RI menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan merupakan keniscayaan bagi institusi peradilan modern demi mempercepat pelayanan publik dan penyelesaian perkara. Kendati demikian, adopsi AI di lingkungan peradilan agama wajib berpegang teguh pada prinsip etika peradilan, nilai-nilai hukum Islam, serta independensi nurani hakim sebagai pemutus perkara.
Relevansi Erat dengan Inovasi Mandiri PA Batang
Kehadiran Ketua Pengadilan Agama Batang dalam forum internasional ini menjadi momentum penting yang sangat relevan. Terlebih, Pengadilan Agama Batang baru saja meluncurkan inovasi mandiri karya Tim IT berupa ASISTEN-AI BATANG (Aplikasi Sistem Inteligensi Terpadu Analisis Putusan dan Kertas Kerja).
Diskusi ilmiah dan pandangan komparatif dari para pakar internasional di ajang ICIS 2026 memberikan penguatan bahwa arah pengembangan inovasi teknologi peradilan yang ditempuh oleh Pengadilan Agama Batang telah berada pada koridor yang tepat, aman, beretika, dan berkepastian hukum.
Melalui keikutsertaan dalam konferensi ini, Pengadilan Agama Batang Kelas IB menegaskan komitmennya untuk terus adaptif terhadap perkembangan teknologi global demi mewujudkan birokrasi peradilan yang modern, transparan, berintegritas, dan melayani (MANTAP).
Pengadilan Agama Batang Kelas IB
📍 Alamat: Jalan KH. Achmad Dahlan No. 62B, Batang, Jawa Tengah
📞 Telepon: (0285) 391169
📱 WhatsApp: 0896 8880 8884
📧 Email: pa.batang@yahoo.co.id
🌐 Website: pa-batang.go.id
#pabatangmantap
#humasmahkamahagung
#badilagmahkamahagungri
#ptasemarang
#icis2026
#howardjohnsonpekalongan
#uingusdur
#dirjenbadilag
#artificialintelligence
#kecerdasanbuatan
#PelayananPrima
#PeradilanModern
#MahkamahAgungRI
