icon jadwalsidang      perkara diterima           perkara-diputus       keuangan perakra             infoperkara1

 

 

Selamat Datang Di Website Resmi Pengadilan Agama Batang, Media Informasi dan Transparansi Peradilan Agama, Telp: (0285) 391169 Batang, Email:pa.batang@yahoo.co.id, Kawasan Bebas Gratifikasi

thumbnail1

Berdasarkan Surat Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Tengah Nomor : W11-A/58/OT.01.2/I/2018 tanggal 8 Januari 2018 perihal Sosialisai Perma No.3 Tahun 2017 tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan Dengan Hukum , Pengadilan Agama Se Wilayah Koordinator Pekalongan mengadakan acara sosialisasi Perma No 3 Tahun 2017 pada hari Jum’at tanggal 02 Februari 2018 bertempat di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan.


w6


Acara dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB dengandiawalli Pembacaan Ayat suci Al Qur'an oleh M.Fazaizudin Mahasiswa IAIN Pekalongan . Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Korwil Pekalongan Dr.s H.Abdul Ghofur, SH, MH yang juga sebagai Ketua Pengadilan Agama Pemalang.

Beliau menyampaikan terima kasih kepada segenap Panitia Sosialisasi Perma No.3 Tahun 2017 dari Pengadilan Agama Batang yang telah bekerja keras sehingga kegiatan Sosialisasi dapat berjalan dengan baik dan lancar.


Selanjutnya acara Sosialisasi Perma No.3 Tahun 2017 secara resmi dibuka oleh Wakil ketua Pengadilan Tinggi Agama Jawa Tengah Dr.H.A Choiri , SH, MH yang sekaligus sebagai Narasumber.




"Perlindungan hukum terhadap warga Negara dari segala tindakan diskriminasi merupakan implementasi dari hak konstitusional sebagaimana tertuang dalam UUD 1945,Indonesia sendiri telah meratifikasi Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik (Internasional Covenant on Civil adn Political Rights International Covenant on Civil and Political Rights, " ungkap WKPTA Semarang Dr. HA.Choiri, SH, MH saat membuka acara.



 

“UU tersebut menegaskan bahwa semua orang adalah sama di hadapan hukum. Peraturan perundang-undangan melarang diskriminasi serta menjamin perlindungan yang setara bagi semua orang dari diskriminasi berdasarkan alasan apapun, termasuk jenis kelamin atau gender . untuk itulah ditertibkan Perma Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan dengan Hukum. “ lanjutnya.

 

Dr. HA. Choiri , SH, MH yang bertindak sebagai narasumber, didampingi WKPA Pekalongan Dr.Drs. Muhlas, SH, MH sebagai moderator serta Hj.Awaliatun Nikmah, S.Ag, MH sbagai Notulen , menuturkan bahwa berdasarkan penelitian terhadap putusan-putusan perceraian , belum banyak yang memberikan perlindungan hukum kepada perempuan, belum banyak yang memberikan perlindungan hukum kepada perempuan “Baik putusan cerai talak maupun cerai gugat, perlindungan hukum terhadap perempuan belum banyak dilakukan , Oleh karena itu dengan terbitnya Perma 3/2017, hakim harus memenuhi amanat Perma tersebut. “ tandasnya.

 

 

Lebih lanjut WKPTA Semarang menegaskan bahwa ke depan PTA akan mengadakan monitoring , sejauhmana hakim-hakim mematuhi dan menerapkan Perma 3/2017 “Hal Penting dilakukan , agar nilai keadilan dan kepastian hukum putusan, betul betul dirasakan oleh kaum perempuan , “ imbuhnya.

 

Kegiatan Sosialisasi Perma No.3 Tahun 2017 ini dihadiri oleh seluruh Hakim dan Panitera Pengadilan Agama Se Korwil Pekalongan , yaitu : Pengadilan Agama Pekalongan , Batang, Kajen , Pemalang ,

tegal ,Brebes dan Slawi.

Pada Sesi tanya jawab dan diskusi, para peserta banyak yang antusias menyampaikan pertanyaan dan pendapatnya, salah satu yang mendapat sorotan penanya adalah bagaimana jika putusan verstek, apakah dalam diktumnya tetap memuat pembebanan kepada suami untuk memenuhi kewajibannya sebagai akibat terjadinya perceraian, baik cerai talak maupun cerai gugat.


 Menurut Nara sumber , putusan verstek tidak menghalangi ditunaikannya kewajiban seorang suami kepada mantan isteri "Bahkan dalam cerai gugat pun , suami dapat dibebani memberikan mutáh dan nafkah iddah", terangnya.

 

Sebelum menutup acara, KPTA Semarang Dr. H.Badruddin Muhammad , SH,MH berkenan memberikan pembinaan. Beliau menyampaikan bahwa PTA SJawa Tengah merupakan PTA yang pertama kali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perma No.3 Tahun 2017 dari seluruh PTA di Indonesia dan kegiatan ini merupakan program awal di tahun 2018 bagi seluruh jajaran hakim Pengadilan Agama di Wilayah Jawa Tengah. Beliau juga menyampaikan rencana perubahan jam kerja yang semula 07.30 - 16.00 WIB menjadi 08.00-16.30 sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung RI No.7 Tahun 2016 tentang Penegakan Disiplin Kerja.



Terakhir Diperbaharui (Selasa, 13 Februari 2018 09:15)

 

a.julkifli

Hakim dan Pegawai

  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator
  • JoomlaWorks Simple Image Rotator

Link

Untitled

Dukungan Bahasa

English French German Spain Italian Dutch
Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Widget by : Joomla Tutorial